[gado-gado sekolah#2] Mimpi Kali Yeee…?

“Mimpi kali ye…,” celetuk salah satu siswa dan ditimpali hu…beberapa anak. Tanpa aba-aba,kelas ribut,saling timpal.
“Weits,jangan salah,jangan sepelakan mimpi,” seru saya tak mau kalah. Mereka terpana seketika.

Itu situasi ketika saya membacakan salah satu catatan harian siswa. Pagi itu,saya exited membaca catatan harian yang dikumpulkan Usama Al Faraby. Makanya saya bacakan catatan Fafa di depan kelas. Dia seperti memiliki terobosan tersendiri untuk tulisan di buku hariannya,berbeda dengan catatan-catatan sebelumnya maupun catatan yang ditulis teman-temannya:

Jum’at,30 Oktober 2009
Saya ingin bertemu dengan Christiano Ronaldo,penyerang Portugal. Saya akan bertanya,”maukah kak Christiano Ronaldo menginap di rumahku dan mengajarku bermain bola?”
Di bawah catatannya,dia tempelkan gambar salah satu pemain bola favorit yang ia sebut dalam catatannya. Dalam program penulisan buku harian, saya memang membebaskan anak-anak berekspresi: menyertai catatan mereka dengan coretan-coretan gambar, ditempel gambar, diwarnai sesuka hati, bahkan membuat komik.

Tentang mimpi…saya lalu membeberkannya sedikit, mengambil cerita dari Tetralogi Laskar Pelangi. Tokoh Ikal saya ambil contoh, sebab beberapa di antara mereka, termasuk Fafa, mengaku sudah menonton filmnya–meski umur mereka belum masuk rekomendasi untuk nonton–. Ketika saya tanya, “paham ceritanya?’, meraka mengaku mengerti. Selain Ikal dab Arai yang saya tambahkan, saya menekankan tokoh Lintang dan buaya–sengaja membidik sisi yang menarik di mata anak-anak.

Saya membaca tatapan antusias anak-anak. Diam. Seperti merevisi celotehan mereka terhadap Fafa, yang sebelumnya tersipu-sipu. Semoga mereka mengerti.

Hari berikutnya, saya melihat beberapa anak berani menuangkan mimpi ataupun harapan mereka dalam catatan harian– bolehlah mengekor teman untuk hal-hal yang positif . Kalau biasanya saya membiarkan catatan meraka apa adanya setelah meraka baca, tidak sebagaimana tugas-tugas yang lain, kali itu saya menambahkan beberapa komentar yang membesarkan hati meraka.

Senyum saya kian lebar ketika Fafa lagi-lagi menulis harapannya. Selain ditempeli gambar, kali bahkan ia membubuhkan judul pada catatannya: MIMPI!

Jumat, 13 November 2009

Aku ingin bertemu Fernand Torres. Aku akan bertanya, apakah kaka Torres mau menemaniku jalan-jalan di kota Spain, saat aku berulang tahun ? Pasti asyik ditemani jalan-jalan sama idolaku.

Hm…itu sekelumit mimpi Fafa. Saya ikut mengamini…amin… semoga mimpi itu kelak dikabulkan Allah.

Maka…teruslah bermimpi anak-anak Indonesia…

Iklan

10 pemikiran pada “[gado-gado sekolah#2] Mimpi Kali Yeee…?

  1. ayanapunya said: Umur muridnya brp mba?kyknya paham banget sepak bola

    Gud Yan..!!ada sebuah kata-kata dari orang bijak: “Jangan takut tuk bermimpi setinggi langit. Bermimpilah!! JIka pun engkau jatuh, setidaknya engkau jatuh di antara bintang gemintang.”

  2. nurhidbisasenyum said: “Jangan takut tuk bermimpi setinggi langit. Bermimpilah!! JIka pun engkau jatuh, setidaknya engkau jatuh di antara bintang gemintang.”

    @ larass : umm. . .tnpa harus kembali ke masa kanak2 kita tetap bisa bermimpi kan? Ayo,teruskanlah rajutan mimpimu. . .Teruskanlah. . .teruskanlah. . .@ hesty : plis, tulis smua mimpi2mu Nak! ^^@nurhid : idem! Aq juga suka kata2mu soal mimpi itu. . .yuk. . .@ yanti : tidak pernah berhenti bermimpi. . .saya juga! 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s