Serpihan Hati

Aku menyimpan rapi setiap lipatan alasan
untuk membiarkan saja serpihan-serpihan itu berserak
:sebab aku tak ingin mengembalikannya sempurna
aku akan memungutnya satu-satu
lalu memintalnya menjadi sayap pada tubuhku
tunggu waktunya tiba
aku pasti terbang
membebaskan lilitan-lilitan akar yang selalu membelenggu
kuasaku atas tubuh dan jiwaku
untuk singgah pada satu pilihan:
kalah atau menang

mgl,091008. 06:04

Iklan

12 pemikiran pada “Serpihan Hati

  1. Itu puisi kubuat wkt aq ngrasain ‘jatuh’, buahnya bbrp wkt lalu ngrasain ‘terbang’ menguapkan beban2…alhamdulillah…dan skrg,ngrasa puisi it jd faktual lg bwt aq,hehe… Iya,suatu saat pasti menikmati pilihan itu,kalah ato menang… Trims…He he,mas fitrah yg penuh petuah ^^

  2. boemisayekti said: Aku menyimpan rapi setiap lipatan alasanuntuk membiarkan saja serpihan-serpihan itu berserak:sebab aku tak ingin mengembalikannya sempurnaaku akan memungutnya satu-satulalu memintalnya menjadi sayap pada tubuhkutunggu waktunya tibaaku pasti terbangmembebaskan lilitan-lilitan akar yang selalu membelenggukuasaku atas tubuh dan jiwakuuntuk singgah pada satu pilihan:kalah atau menangmgl,091008. 06:04

    semangatttttt^^

  3. boemisayekti said: Aku menyimpan rapi setiap lipatan alasanuntuk membiarkan saja serpihan-serpihan itu berserak:sebab aku tak ingin mengembalikannya sempurnaaku akan memungutnya satu-satulalu memintalnya menjadi sayap pada tubuhkutunggu waktunya tibaaku pasti terbangmembebaskan lilitan-lilitan akar yang selalu membelenggukuasaku atas tubuh dan jiwakuuntuk singgah pada satu pilihan:kalah atau menangmgl,091008. 06:04

    Pastikan sayapmu kukuh.

  4. boemisayekti said: Aku menyimpan rapi setiap lipatan alasanuntuk membiarkan saja serpihan-serpihan itu berserak:sebab aku tak ingin mengembalikannya sempurnaaku akan memungutnya satu-satulalu memintalnya menjadi sayap pada tubuhkutunggu waktunya tibaaku pasti terbangmembebaskan lilitan-lilitan akar yang selalu membelenggukuasaku atas tubuh dan jiwakuuntuk singgah pada satu pilihan:kalah atau menangmgl,091008. 06:04

    yah, meski kadang harus dengan mengumpulkan serakan-serakan itu, tapi tetep semagat!!!

  5. boemisayekti said: Aku menyimpan rapi setiap lipatan alasanuntuk membiarkan saja serpihan-serpihan itu berserak:sebab aku tak ingin mengembalikannya sempurnaaku akan memungutnya satu-satulalu memintalnya menjadi sayap pada tubuhkutunggu waktunya tibaaku pasti terbangmembebaskan lilitan-lilitan akar yang selalu membelenggukuasaku atas tubuh dan jiwakuuntuk singgah pada satu pilihan:kalah atau menangmgl,091008. 06:04

    selalu berusaha memintalnya semakin kukuh… 🙂

  6. boemisayekti said: yah, meski kadang harus dengan mengumpulkan serakan-serakan itu, tapi tetep semagat!!!

    serpihan kehidupan , serpihan hati…. ah aku tau teman kadang rasanya itu tercecer di jalanan, dan aku hatus memungutnta satu2… T___T” tapi harus tetep semangat! cahyo!selamat pagi ^^

  7. boemisayekti said: pagi teman…. bansai!!!serpihan kehidupan itu..kita susun satu-satu..menggenapinya.. hingga utuh… someday..

    Sering bgt ngasa kyk gtu! Butuh diingetin orang lain dlu bru percya mesti qt sudah tahu persis hal itu ^^ sering2 lwt aja,tak aturi pinarak… He he he

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s