[gado-gado sekolah #8] Menang Bu, Menangis!

Itu jawaban seorang siswa, mbak Septi, ketika teman saya menanyakan kabar Pesta Siaga sehari setelahnya,di sekolah. He he he,ada ada saja jawabannya.

Kami memang tak membawa hadiah berjudul menang menyandang juara,tapi tak sedramatis itu,sampai nangis. Tidak. Kami justru membawa pulang hadiah istimewa, di mata anak-anak dan saya pribadi. Ketika saya menanyakan kesan mereka, kebanyakan berkesan di sesi terakhir, permainan besar. Sulit, bingung Bu, tapi senang,dapat teman baru, komentar mereka. Ya,tentu moment itu sebuah pengalaman beda buat mereka. Mereka harus mencari teman dari sekolah lain dengan kunci huruf di dada mereka untuk membentuk kata yang ditentukan kakak pembina. Wow, ruwet berjalan dalam lautan seribu lebih siswa. Merekapun mendapatkannya, teman-teman baru. Ada jejak nama dan tanda tangan di balik huruf yang tergantung di depan dada.

Pada ‘permainan kecil’, di kelas, khusus sembilan siswa putri, mereka mendapat hadiah yang barangkali tak mereka sadari tapi membuat saya bersyukur dan lega. Sebelumnya, kesembilan siswa itu ‘terbagi’ menjadi 2 kelompok: ‘ngegank’. Gank mereka layaknya ABG lho, benar-benar ngegep. Fenomena yang sudah terlihat sejak kelas satu itu cukup memprihatinkan kami. Apa daya, usaha kami belum memperlihatkan hasil. Kami sudah berusaha ‘mendamaikan’, dengan membacakan kisah, atau nasehat saat mereka ditimpa masalah.

Masalah? Ya, seperti orang-orang dewasa, mereka sering menghadapi masalah pertemanan. Yang sering terjadi, jika salah satu anak dari salah satu geng sedang perang dingin, anak itu akan mendekat ke geng satunya–jadi datang saja saat butuh–. Nha suatu hari, satu anak itu benar-benar sendiri, tidak diterima di kelompok dua-duanya. Yang kelabakan tentu saja guru-guru, tak tega melihat wajah dia yang suram selama beberapa hari. Kami hanya bertanya-tanya, ada apa? Kami panggil satu anak itu. Saya biarkan dia duduk, lalu saya ungkapkan bahwa kami sedih melihat dia sedih sepanjang hari. Sambil terisak, diapun berbicara apa yang dirasakannya. Hikkss, kami yang di kantor ikut-ikutan terharu dan pengen nangis dengernya, bukan karena ceritanya, tapi karena melihat dia yang…. Hffff. Nha, selesai bercerita, saya panggil teman yang membuat masalah itu terjadi. Kami selesaikan saat itu juga. Selesaikah? Belum, lagi-lagi terulang.

Sampai mereka dipaksa kompak di Pesta Siaga itu. Mereka tahu konskuensinya kalau mereka masih pilih-pilih teman saat maju di depan juri. Mulanya mungkin keterpaksaan. Tapi…sekarang, saya melihat meraka dengan senang hati harus lepas dari geng–sekarang gengnya cuma satu dink– jika ada kerja kelompok. Mereka terlihat sering bermain bareng, bahkan… main ke rumah saya bareng-bareng. Nasehat atau kisah yang kami bacakan nyatanya memang tak mempan. Mereka hanya butuh kebersamaan yang benar-benar nyata…. Ya di lapangan itu, di bawah terik matahari dan guyuran hujan, sepagi, sesiang, hingga sore berbaur dengan ribuan anak sebaya mereka. Bersama-sama berjuang untuk sekolah mereka.

Akhirnya…

Iklan

6 pemikiran pada “[gado-gado sekolah #8] Menang Bu, Menangis!

  1. pramuka. Apalagi pesta siaga,benr2 petualangan2 yg dberikan dsna.wah kangen rasax.dl sy smpt tdk suka.tp stl berlalu jd rindu.kdg skg kangenx dpke becandaan jg dasa darma pramukax. Iya dong kan baik hati n tdk smbong,bertgg jwb n dpt dipercy,rela mnlong n tabah,rajin trampil n gembira. sng y bu msh bs berpetualang sm mrk.

  2. indriatahir1207 said: pramuka. Apalagi pesta siaga,benr2 petualangan2 yg dberikan dsna.wah kangen rasax.dl sy smpt tdk suka.tp stl berlalu jd rindu.kdg skg kangenx dpke becandaan jg dasa darma pramukax. Iya dong kan baik hati n tdk smbong,bertgg jwb n dpt dipercy,rela mnlong n tabah,rajin trampil n gembira. sng y bu msh bs berpetualang sm mrk.

    sangat menyenangkan mbak…seru!iya saya juga dulu benci Pramuka, tapi sekarang kita nggak mau kalo pake cara-cara lama kayak dulu… πŸ™‚

  3. indriatahir1207 said: pramuka. Apalagi pesta siaga,benr2 petualangan2 yg dberikan dsna.wah kangen rasax.dl sy smpt tdk suka.tp stl berlalu jd rindu.kdg skg kangenx dpke becandaan jg dasa darma pramukax. Iya dong kan baik hati n tdk smbong,bertgg jwb n dpt dipercy,rela mnlong n tabah,rajin trampil n gembira. sng y bu msh bs berpetualang sm mrk.

    hmmm…. menyenangkan ya say, bisa membantu anak2 itu membaur ^^ tapi memang jaman sekarang kerap kali anak2 mencoba membuat kelompek genk untuk menunjukan eksistensi mereka di sekolah 😦

  4. indriatahir1207 said: pramuka. Apalagi pesta siaga,benr2 petualangan2 yg dberikan dsna.wah kangen rasax.dl sy smpt tdk suka.tp stl berlalu jd rindu.kdg skg kangenx dpke becandaan jg dasa darma pramukax. Iya dong kan baik hati n tdk smbong,bertgg jwb n dpt dipercy,rela mnlong n tabah,rajin trampil n gembira. sng y bu msh bs berpetualang sm mrk.

    betul bu.sbnrx memicu egoisme jg.g mau bergaul sm yg lain, . Ngegenk seakan jd sgalax. kdg2 ank2 yg g ngegenk merasakan imbasx jg.mers dabaikan,atau underestimate.pdhl d masa dpn blh jd si anak biasa sj ini mmliki prestasi yg gemilang drpd yg ngegenk.ayo bu guru,anak2 dbimbing lg biar g jd insan hedonis.

  5. simplyhapinessme said: hmmm…. menyenangkan ya say, bisa membantu anak2 itu membaur ^^ tapi memang jaman sekarang kerap kali anak2 mencoba membuat kelompek genk untuk menunjukan eksistensi mereka di sekolah 😦

    sangat, meski sempat agak jeles, hehehe.. juga melihat semangat anak-anak sempat kendur…tapi finally kami bersemangat breng… ^^dunia yang terpisahkan dari dunia sekolah, menghawatirkan…moga-moga mereka kompak selamanya… amin πŸ™‚

  6. indriatahir1207 said: betul bu.sbnrx memicu egoisme jg.g mau bergaul sm yg lain, . Ngegenk seakan jd sgalax. kdg2 ank2 yg g ngegenk merasakan imbasx jg.mers dabaikan,atau underestimate.pdhl d masa dpn blh jd si anak biasa sj ini mmliki prestasi yg gemilang drpd yg ngegenk.ayo bu guru,anak2 dbimbing lg biar g jd insan hedonis.

    iya mbak, dari mereka saya belajar bagaimana menghadapi kondisi itu…proses…yang seperti itu begitu dekat di sekolah kami, tapi alhamdulillah, sudah berlalu…semoga kompak selamanya…amin… πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s