Akankah Desa Saya Menyusul Memutih?

Kalau di catatan sebelumnya [Seperti Negeri Dongeng atau Kota Mati] saya menulis desa saya masih bersih, hari ini abu vulkanik mulai menyapa desa saya. Pagi tadi saya keluar rumah, abu masih berupa titik-titik. Kini, jalanan dan halaman rumah mulai memutih, udara semakin mengeruh. Orang-orang yang berseliweran sudah bermasker. Rupanya angin yang membawa muntahan gunung Merapi berhembus ke arah sini. Ya Allah, jangan jadikan desa saya seperti kota mati atau ‘negeri dongeng’ itu. Amin. . .

Sabtu, 4 November 2010

Iklan

18 pemikiran pada “Akankah Desa Saya Menyusul Memutih?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s