Sabtu Pagi yang Basah

Payung biru itu masih tergeletak di atas meja
ia pasti akan terbahak menyambutku pulang
mendapati bulirbulir di ujung hidung dan pipi
keringat dan air tak ada beda

Sementara gerimis berdenting riang
“kapan lagi bisa mengecup ubun-ubun kepalanya yang tertutup kerudung coklat.”

07052011,09.05
#melamun di pojokan menunggu anak2 mengerjakan ulangan, memikirkan perjalanan pulang

Iklan

12 pemikiran pada “Sabtu Pagi yang Basah

  1. @ cinderellazzty: Kangen payung di rumah, :D@ayanapunya:wa’alaikumsalam,dpt salam balik dari si kerudung coklat@syifarah: naek becaakk. . . :D@moestoain:enak sajaaaa, ngeblognya udah selesai ngajar donnggg, sambil nunggu melamun coratcoret di notes kecil πŸ˜€

  2. @cinderellazty: Kangen payung di rumah, :D@ayanapunya:wa’alaikumsalam,dpt salam balik dari si kerudung coklat@syifarah: naek becaakk. . . :D@moestoain:enak sajaaaa, ngeblognya udah selesai ngajar donnggg, sambil nunggu melamun coratcoret di notes kecil πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s