20 Ramadhan

Sebuah hadiah bernama hidup diberikan padaku
Terlalu berat mungkin kuterima saat itu. Aku menjerit meronta. Menggigil panjang. Bukankah bersamanya lebih hangat dan aman?
Mereka tersenyum dan tertawa, merayakan pedihku: merasakan dunia begitu hingar bingar. Aku terlalu menyukai sunyi di dalam sana. Kenapa mesti berada di tempat ini? Udara yang kuhela terasa keruh.

Sebuah hadiah bernama hidup diberikan padaku. Waktu menuntunku membelah rasa: tangis, dan tawa. Padanya aku belajar tentang senyum dan tawa mereka.
Tidak. Mereka bukan bahagia atas laraku. Merekalah selimut bagi kulitku yang suka mereka cubit lantaran musim dari waktu ke waktu menghisap milik mereka serupa kulit jeruk. Bersama mereka aku diajari menjadi kupu-kupu meski seringkali aku disuruhnya menjadi layang-layang.

Sebuah hadiah bernama hidup diberikan padaku. Menyusuri rel-rel kala,singgah dari stasiun ke stasiun. Menjaring semesta. Mencatat setiap renik di dalamnya, untuk kemudian kueja kembali: adakah yang perlu kugaris bawahi,kublok dengan pensil berpelangi, atau kucoret saja dengan pena, tak kan kunafikan dengan tipe-ex.
Mengunyah air mata,peluh,tawa, senyum, jemu, kecewa, luka, dan binar. Tentu tak akan sama nikmat dicecap,tapi bukankah lapar dan haus tak mengenal warna rasa? Rasa getir yang harus kutelan, perut akan menyerapnya, tak ubah gula-gula dan es krim.

Sebuah hadiah bernama hidup diberikan padaku. Merangkai segala menjadi buket untuk kukirim setiap hari:syukur.

#alhamdulillah, Allah kembali mempertemukan dengan 20 Ramadhan, milad ‘ke-2’ disetiap tahun :))

Iklan

11 pemikiran pada “20 Ramadhan

  1. boemisayekti said: Merangkai segala menjadi buket untuk kukirim setiap hari:syukur.

    @putriayoee: saya dari Magelang.. Mb dari mana? :)@nitacandra:terima kasih mb Nita :)@moestoain:wa syukurillah. . . Moes pa kabar?@bundakirana:terima kasih mbak Dina. . . Jarang yg inget dg milad yg bulan Hijriah ya,beruntung milad Kirana dirayain di bulan Hijriah,hal yang langka 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s