Batam FF Perjuangan–Rumit

“Selama masih kulihat statusnya R U M I T, aku nggak mau banyak berharap darinya,” tegas Maya.
“Hah, omong kosong dengan profil di dunia maya! Kenapa kau jadi underestimet begitu?”
“Bukan underestimet, tapi membayangkan aku hanya salah satu dari sekian perempuan yang memperumit hidupnya… maaf, aku lebih baik mundur.”
“Hahaha…begitu aja nyerah. Justru kau harusnya menjadi salah satu bagian dari kerumitan benang di hatinya. Tidakkah kau ingin menjadi pemenangnya?”

Maya tercenung

“Buatlah benang itu makin rumit lalu kau sendiri yang mengurainya. MENGURAINYA May!”

Kata-kata Maya hilang mendengar ketegasan Rani. Sebuah benang ruwet tergambar di kepalanya. Hening lindap diantara mereka.

Rani berhenti berkicau, agaknya ia ingin memberi Maya kesempatan menekuri lantai.
Rani ada benarnya,” gumam Maya. Lirih. Kasak-kusuk di antara perempuan-perempuan itu sudah sering didengarnya. Merebut hati Jo bukan perkara gampang. Makin banyak saingan makin menantang.

“Baiklah, aku akan buat benang itu makin ruwet, hingga dia tak bisa mengurainya, aku yang akan mengurainya, pelan-pelan, satu-satu hingga tinggal sehelai benang tersisisa di hatinya. Aku mau jadi benang itu.”
“Itu Maya yang kukenal selama ini.”

Binar mata mereka mengambil alih percakapan.

Seperti yang sudah-sudah kau selalu mendukungku Ran, Maya bersorak dalam hati.

Akhirnya! Aku sudah lama menunggu saat ini. Kita lihat nanti, siapa yang akan menjadi sehelai benang itu, aku atau kamu! Rani menarik ujung bibirnya, samar.

#215 kata, diikutkan dalam Lomba FF Persembahan Mpers Batam

Iklan

18 pemikiran pada “Batam FF Perjuangan–Rumit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s