[fiksi kilat] Sang Juara

 

 

“Bersedia, siap yak…!”Berjubelan dengan yang lain, aku pun berlari.

 

Terus berlari

 

                “Pluk…” tiba-tiba sebuah tangan menempeleng  kepalaku.

 

                Ups, aku tak mau kalah, kusikut ia dengan siku tangan kananku.“Hihi… kena!”  Ia jatuh, mungkin kemudian terinjak teman-temannya.

 

                “Gubraaak…!” Kurang ajar!  Rupanya kali ini ada yang menjegalku. Aku tak mau terinjak oleh yang lain, susah payah aku berdiri dan segera melesat.

 

                Hosh hosh…. lari, lari, dan terus melesat.

 

                Para pesaingku  tak tanggung-tanggung, di depanku mereka juga saling  jegal, saling sikut, yang lain bertumbangan yang lain terus melaju.

 

                Hosh.. hosh… aku harus menyusul, kalahkan mereka. Sepenuh daya.

 

                Aku ingin sebentuk hadiah itu… hanya itu…. Menerabas dan kulibas mereka.

 

                “Fininsh!”

 

Aku tak percaya, kakiku satu-satunya yang menapak garis finish.

 

                                                                                ***

 

                “Selamat ya Bu… “

 

                Mata bidan berbinar sembari  mengulurkan tangan kepada  perempuan muda itu” Ibu positif hamil.”

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s