[gado-gado sekolah #17] Mendongeng Kancil yang Baik, Mestakung!

Gambar

Pagi tadi sebagai pembuka pelajaran, seperti biasanya, saya memberikan dongeng.  Saya memilih Kancil yang Baik oleh Clara Ng. Dongeng ini tidak saja apik ilustrasinya namun pesannya pun dapat. Clara Ng ingin meluruskan dongeng  “Kancil Nyolong Timun” dan “Kancil dan Buaya”  yang tidak mendidik. Dalam dongeng Kancil yang Baik, Kancil ingin membuktikan bahwa dirinya baik. Ini memberikan inspirasi pada anak-anak untuk berbuat baik, bukan berbuat licik dan curang meskipun cerdik seperti Kancil.

Selesai mendongeng, saya masuk ke materi. Kali ini adalah karmina. Anak-anak saya bagi kedalam kelompok  2—3 anak (karena jumlah ganjil)  untuk belajar berbalas pantun.

Ada satu perempuan yang menolak kelompok yang saya bagi, “Nggak mau  Bu, Mas S suka bandel dan usil, saya nggak mau!”

Si lelaki yang dikatakan bandel pun nggak terima dan marah. Ia juga menolak  mau berkerja sama dengan si perempuan. Maka saya dekati si lelaki. Mestakung.   Agaknya dongeng yang telah saya bacakan pas sekali dengan situasi itu.  Saya katakan pada si bocah lelaki bahwa dia harus menunjukkan kalau  dirinya  tidak seperti yang dikatakan temannya. Seperti Kancil, dia bisa membuktikan kalau dirinya baik.

Saya juga besarkan hati meraka berdua, bahwa pemilihan kelompok itu tidak sembarangan. “Bu guru sudah pertimbangakan  kenapa ada kelompok yang  hanya bertiga dan kenapa ada yang hanya berdua, Bu Guru sudah mempertimbangkan berdasarkan kemampuan kalian dalam berpantun.”

Mereka berdua akhirnya berdamai. Ketika saya meminta kepada si bocah perempuan untuk meminta maaf karena mengatakan temannya bandel dan usil, dia dengan senang hati melakukannya. Alhamdulillah, pelajaran berjalan seru. Berikut saya kutipkan  pantun berbalas antar dua kelompok.

Buah rambutan buah nanas

Jika memberi harus ikhlas

 

Buah apel buah kelapa

Jika ikhlas mendapat pahala

 

Buah apel buah mangga

Kita akan masuk surga

 

Kakak pergi ke Jakarta

Di surga akan hidup bahagia

 

Hewan serigala hewan naga

Senang sekali dapat masuk surga

 

Adik sedang bermain di taman kota

Di surga banyak sekali nikmatnya

 

Lampu itu ada di atas

Nikmat di surga tak terbatas

Di akhir pelajaran, ketika saya bilang dalam kegiatan selanjutnya kelompok akan diacak, si bocah lelaki tadi menolak, “jangan buuu…”. nah lho?! 😀

*foto hasil googling

Iklan

7 pemikiran pada “[gado-gado sekolah #17] Mendongeng Kancil yang Baik, Mestakung!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s