[Diary Janitra] Eh, Nggak Boleh Nyanyi di Kamar Mandi!

Ada yang membuat saya terperangah lalu tersenyum sepanjang sore tadi. Saya berada di dapur untuk belajar mencoba resep martabak manis (yang hasilnya belum sukses! :D) dan mendengar celoteh Janitra ketika di kamar mandi bersama bapaknya untuk pipis lalu buang air besar. Sembari melakukan aktivitas tadi mereka berdua menyanyikan lagu “awe mo we awe mo we” OST Madagaskar. Mendadak Janitra berhenti dan berkata,” eh…mboten pareng nyanyi teng kamar mandi” (eh, tidak boleh menyanyi di kamar mandi).

Saya pun takjub sendiri, ingat kalau soal adab di kamar mandi tersebut pernah saya sampaikan sekali ketika menemaninya di kamar mandi. Ketika itu Janitra menyanyi dan mendadak terpikir di kepala untuk mulai menyampaikan adab di kamar mandi kepada Janitra. Pikir saya, yang penting saya sampaikan, soal Janitra mengerti atau tidak, saya sudah mencoba untuk mengajarkan soal adab sejak dini. Saya bilang kepada Janitra, “Dek, teng kamar mandi mboten pareng nyanyi nggeh,” Begitu pula ketika Janitra mengucapkan salam di depan pintu kamar mandi untuk “bermain-main”.

Nyatanya, di usia ke-2 tahun 10 bulan (34 bulan) Janitra sudah bisa mengingat informasi penting yang diterimanya dan dimunculkan kembali. Alhamdulillah, semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan kepada kami untuk mendidik Janitra, amin.

Iklan

4 pemikiran pada “[Diary Janitra] Eh, Nggak Boleh Nyanyi di Kamar Mandi!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s