Menebarkan Kebaikan

Sebagai angkoter, berangkat pulang kerja naik angkot, saya sering ketiban rejeki naik angkot gratis karena ongkos dibayarkan oleh orang lain yang saya kenal, baik kenal dekat maupun sekedar kenal. Kenal dekat, misalnya teman sekantor yang juga angkoter tiap kali bareng maunya gratisin terus. Tidak enak dibayarin terus, tentu saya maunya gantian gratisin dia. Makanya, kami sering balapan turun duluan buat bayarin . Balapan mencari pahala 

Rejeki gratisan juga datang dari orang-orang dekat yang kebetulan bareng, tetangga atau saudara, atau orang yang kenal dekat dengan saya. Mereka turun dari angkot lebih dulu dari saya, jadi sekalian bayarin. Pengalaman menarik pernah beberapa kali saya dibayarin oleh orang yang sekedar tahu. Artinya kami kenal tapi sekedar tahu saja, bahkan mungkin beliau yang bayarin itu hanya sekedar tahu saya sekilas.

Ceritanya begini, sepanjang ingatan saya ada dua ibu yang melakukan hal itu. Beliau-beliau waktu itu menanyakan saya dan beberapa orang yang dikenalnya turun di mana. Jadi sambil mengobrol ringan saling sapa, beliau menanyakan, “kondur pundi mbak?” (“pulang ke mana mbak?”)
Ternyata, jawaban itu digunakannya untuk melaporkan pada sopir ketika beliau-beliau itu bayarin semua orang yang dikenalnya di angkot. Jika semua orang di angkot dikenalnya, beliau pasti akan gratisin semua. Percaya deh. Sebab orang-orang terdekatnya sampai hafal kebiasaannya. Ketika saya kebetulan dapat rejeki gratisan dari salah seorang dari mereka, orang yang duduk di sebelah saya memberitahu saya, ibu tadi suka bayarin semua orang di angkot yang dikenalnya.

Subhanallah. Orang-orang tersebut inspiratif bagi saya. Kebaikan yang mereka lakukan serta merta menular. Karena saya biasa dibayarin orang, maka saya juga ingin bayarin orang lain yang saya kenal di angkot. Karena saya telah mendapat kebaikan dari orang lain, saya juga ingin berbuat baik kepada orang lain. Bayangkan jika tidak hanya saya saja yang terinspirasi oleh orang-orang baik itu, betapa mudahnya sebuah kebaikan menjalar sehingga banyak orang yang ingin berbuat baik dalam hidupnya. Orang-orang tadi mengajarkan kebaikan bukan dengan kata-kata tapi dengan tindakan. Action.

Iklan

Satu pemikiran pada “Menebarkan Kebaikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s