Menyusuri Hutan Mangrove Kulon Progo

Hampir semua anak yang ditanya bagaimana cara mencegah abrasi  tahu jawabnya, dengan penanman pohon bakau atau mangrove. Tapi, tidak semua anak tahu bagaimana wujud tanaman itu, bagaimana serunya menyusuri hutan mangrove. Tempat wisata di Kulon Progo ini bisa menjawab rasa ingin tahu anak-anak  dan tentu  orang dewasa seperti saya yang seumur hidup baru pertama kali ini melihat wujud tanaman bakau.

Pengalaman mengunjungi hutan mangrove itu bagi kami luar biasa. Sebelum tiba ke lokasi pun, perjalanannya bagi saya tidak biasa. Kalau menuju Yogyakarta biasanya terjebak macet dan sepanjang perjalanan dipenuhi pemandangan bangunan dan baliho,kali ini tidak. Dari Magelang, kami memilih melewati daerah Muntilan, Kalibawang, dan menuju Wates. Sepanjang perjalanan di Muntilan dan Kalibawang kanan kiri jalan dipayungi rerimbun pepohonan.  Sejauh mata memandang hijau sawah dibentengi barisan pegunungan. Pegunungan itu mengular.  Barisan pegunungan Menoreh itu kini sudah banyak dieksplore menjadi kawasan wisata berupa bukit-bukit yang menyajikan golden sunrise.

Tibalah di perbatasan Purworejo dan Kulon Progo. Ada banyak pilihan wisata yang  kami lewati seperti Waduk Sermo, namun satu tujuan kami Hutan Mangrove setelah sebelumnya mampir di Pantai Congot yang sepi dan kurang tertata rapi sehingga masih kurang menarik untuk dikunjungi berlama-lama.

Lokasi  Hutan Mangrove terletak di Jangkaran,Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, tepatnya di daerah Jalan Daendels. Di sepanjang hutan dan pantai, dibangun jembatan dan dermaga dari bambu yang terlihat unik. Awalnya  pada 2011, jembatan itu untuk mempermudah  gerak para petani  udang.  Jembatan Si Api-Api  namanya. Api-api merupakan salah satu jenis tanaman mangrove di sana.

Mengenai tanaman mangrove sendiri, saya ambil sumbernya dari wikipedia

Hutan bakau atau disebut juga hutan mangrove adalah hutan yang tumbuh di air payau,dan dipengaruhi oleh pasang-surut air laut. Hutan ini tumbuh khususnya di tempat-tempat di mana terjadi pelumpuran dan akumulasi bahan organik. Baik di teluk-teluk yang terlindung dari gempuran ombak, maupun di sekitar muara sungai di mana air melambat dan mengendapkan lumpur yang dibawanya dari hulu.

Ekosistem hutan bakau bersifat khas, baik karena adanya pelumpuran yang mengakibatkan kurangnya abrasi tanah; salinitas tanahnya yang tinggi; serta mengalami daur penggenangan oleh pasang-surut air laut. Hanya sedikit jenis tumbuhan yang bertahan hidup di tempat semacam ini, dan jenis-jenis ini kebanyakan bersifat khas hutan bakau karena telah melewati proses adaptasi dan evolusi.

 

Area seluas 3 hektar ini terbilang top selfi. Baru beberapa langkah menuju jembatan masuk, pengunjung rame selfi.

20161127_103920

20161127_102247

20161127_101255

 

Menyusuri hutan, banyak titik-titik disediakan untuk selfi. Dari ayunan anyaman beraneka bentuk, gazebo, ayunan tali, tempat duduk berbingkai simbol-simbol kasih sayang, hingga kapal. Pengunjung tak hanya menyusuri tepi hutan di atas air namun juga bisa blusukan di antara pepohonan yang rindang. Gazebo-gazebo yang disediakan akan membuat pengunjung betah berlama-lama, lebih-lebih jika sore. Angin sepoi-sepoi dan hangat matahari pasti akan melenakan pengunjung.

20161127_105424

20161127_111848

 

 

 

20161127_111214

20161127_103934

20161127_103541

20161127_103422

20161127_102306.jpg

20161127_10244420161127_102543

20161127_104636

20161127_105714

Ingin menysuri pantai dan hutan dengan kapal?  Ada kapal yang disediakan untuk menikmati pengalaman yang berbeda. Area hutan cukup luas untuk dieksplorasi.

20161127_112007

20161127_112213

pintu keluar

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s