[Gado-Gado Sekolah #23] Berlatih Pembagian dengan Menangkap Ubur-Ubur

Pelajaran matematika seringkali menjadi momok bagi anak-anak.  Matematika dasar, seperti perkalian dan pembagian, bila tidak dipelajari dengan serius dan penuh pemahaman, maka hingga materi lanjutan anak akan malas dan menganggap sulit. Belajar matematika dasar dengan menyenangkan  bisa mengubah paradigma anak terhadap matematika.

Ketika ilmu dasarnya sudah dikuasai namun kurang berlatih pun, tentu hasilnya tidak akan maksimal. Sebagai contoh pembagian. Anak yang sudah menguasai poro gapit namun kurang berlatih, tentu kecepatan dan ketepatan berhitungnya tidak akan maksimal jika kurang berlatih. Pengulangan, hal yang tidak setiap anak mau melakukannya karena bosan atau momok tadi.

 

Sebagai sarana melatih ketrampilan berhitung khususnya anak-anak, saya memberikan permainan menangkap ubur-ubur yang idenya saya dapatkan dari blog Cerivitas. Blog ini penuh dengan ide permainan matematika yang seru dan menyenangkan. Saya terapkan permainan ini pada kelas matematika di Sabtu Ceria.

Dalam permainan menangkap ubur-ubur,anak-anak dibagi dalam kelompok. Anak yang paling banyak menangkap ubur-ubur akan mendapatkan hadiah. Ada kartu-kartu soal pembagian yang harus diambil anak untuk dihitung.  Anak akan menghitung dengan poro gapit atau yang menguasai jarimatika menggunakan jarimatika. Jawabannya  mereka cari pada ubur-ubur. Ubur-ubur yang mereka tangkap mereka warnai.  Di sinilah sisi menyenangkannya. Meskipun mereka harus berjuang menghitung, ketika berhasil mewarnai ubur-ubur anak akan senang. Kompetisi dalam ketrampilan berhitung terlihat dari banyaknya ubur-ubur yang berhasil diwarnai.

20170211_093044-1

Kalau menilik taksonomi Bloom, permainan ini melibatkan ketiga aspek, baik kognitif, piskomotorik, maupun afektif. Kognitif terlihat pada saat anak menghitung, psikomotorik terlihat dari ketrampilan anak mewarnai gambar, dan afektif tentu saja ada pada sifat teliti menghitung, gigih, dan sabar menunggu giliran bermain, sabar menunggu teman menghitung dan mewarnai.

20170204_094242

20170204_094308

Permainan ini disukai anak-anak. Terbukti, pada pertemuan berikutnya anak meminta memainkannya lagi, namun dengan gambar yang berbeda. Anak meminta dibuatkan gambar makanan. Maka, saya mengulang permainan itu dengan gambar aneka makanan dan minuman.

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s