[Diary Janitra] Jerawat Ibuk dalam Sketsa

Apakah Janitra berbakat menggambar? Entahlah. Sekarang ia sering asyik menggambar dan mewarnai.

Beberapa hari belakangan, ada jerawat mampir di atas sudut bibir kiri saya. Karena besar dan begitu mencolok, seperti bintang di langit malam (#eaa), ia kerap mengomentari jerawat saya, bahkan menggambar wajah saya di papan tulis kamar.

IMG_20170724_190451

“Ini ibuk, ada jerawatnya, trus ini minyak zaitun,” cerita Janitra soal wajah saya dalam gambar dengan sebuah botol di sampingnya. Minyak zaitun itu adalah obat jerawat untuk ibunya.

Kok mboten jilbaban ibuk?*” tanya suami saya.

Kan ting ndalem, jadi mboten jilbaban,” ** jawab Janitra polos.

 

Kami tersenyum mendengar jawaban Janitra, lebih-lebih melihat gambarnya. Saya menyukai gambar Janitra. Gambarnya mengingatkan saya pada ilustrasi novel anak yang saya sukai.

 

Sebelum menggambar di papan tulis, beberapa bulan yang lalu, Janitra yang gandrung menggambar mencoret-coret di mana saja, di sobekan kertas, bahkan di soal-soal latihan UN milik bapaknya. :D. Melihat gambarnya, rasanya puas.  Ada perkembangan gambarnya yang signifikan, meskipun yang digambar objeknya baru satu jenis yang disukainya, bunga. Setahun lalu masih mewarnai gambar dengan warna satu jenis dan coret moret, sekarang sudah mendingan rapinya.

IMG_20170315_181658 IMG_20170426_193749

 

Tentu, sebab perkembangan seni anak akan terus berjalan, gambarnya tentu lebih baik dibanding gambarnya ketika ia baru suka menggambar matahari pada periode coreng moreng

Saat ini perkembangan seni Janitra ada pada tahap prabagan.

Masa Prabagan (preschematic)  : 4-7 tahun

Kecenderungan  umum  pada    tahap  ini,  objek  yang  digambarkan  anak biasanya  berupa  gambar  kepala-berkaki.  Sebuah  lingkaran  yang  menggambarkan kepala kemudian pada bagian bawahnya ada dua garis sebagai pengganti kedua kaki.  Ciri-ciri  yang  menarik  lainnya  pada  tahap  ini  yaitu  telah  menggunakan bentuk-bentuk  dasar  geometris  untuk  memberi  kesan  objek  dari  dunia  sekitarnya. Koordinasi  tangan  lebih  berkembang.  Aspek  warna  belum  ada  hubungan  tertentu dengan  objek,  orang  bisa  saja  berwarna  biru,  merah,  coklat  atau  warna  lain  yang disenanginya.

Penempatan  dan  ukuran  objek  bersifat  subjektif,  didasarkan  kepada kepentingannya. Ini  dinamakan  dengan  “perspektif batin”. Penempatan objek dan penguasan ruang belum dikuasai anak pada usia ini.

 

sumber dari sini

 

Gambar apa lagi yang esok akan dicoretkannya? Lebih-lebih bulan ini sudah masuk sekolah pertama, pasti seru mengamati perkembangannya.

 

 

 

 

#DiaryJanitra_5tahun

Ket:

*”Kok nggak berjilbab?

**“Kan di rumah, jadi tidak berjilbab

Iklan

5 pemikiran pada “[Diary Janitra] Jerawat Ibuk dalam Sketsa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s