#2018GantiLaptopASUS, ASUS Vivobook Flip TP410 Pilihan Terbaik

“Semoga kamu baik-baik saja,”ujar saya sembari melipat si hitam sahabat saya, ASUS eee pc 1015p Netbook 10 inci ini. Selama lima pekan mengikuti PPGdJ (Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan) di Universitas Bangun Nusantara Veteran Sukoharjo, si hitam ini adalah keluarga yang saya bawa. Saya meminta kepada Allah agar dimudahkan, si hitam sehat.

Mengapa saya berdoa seperti itu, apakah karena saya khawatir netbook saya ngadat ketika diajak bekerja? Bukan karena itu, tapi justru sahabat saya itu sudah sekian lama menemani saya. Februari 2011  saya membeli. Suka duka bersamanya. Beragam perkerjaan  dirampungkan bersama si hitam ASUS. Sebagai bendahara BOS, laporan-laporan BOS sekolah rampung berkat bantuan ASUS. Perjalalan belajar menulis saya dari multiply hingga wordpress sekarang ini semua terekam jejaknya oleh si ASUS. Beberapa antalogi dan  lomba blog yang saya menangkan, si hitam ASUS jugalah yang menemani.

Tujuh  tahun lebih bersama, saya bangga memamakainya. Saat teman kerja sudah dua kali ganti netbook, di tengah keluhan teman-teman karena keybordnya begini begitu sehingga harus ganti, atau karena ngadat, sahabat ASUS tetap bandel. Bahkan peristiwa yang saya anggap besar adalah meluncurnya si ASUS dari meja ketinggian 1 meter  di tahun  2014. Pyaarr…. baterainya lepas dan hampir patah jadi dua. Pojok monitornya sedikit cuil. Hampir menangis saya mendapati netbook saya. Saya mengira, riwayatnya habis malam itu ketika tersenggol tangan dan meluncur. Saya ingat data-data saya, laporan BOS yang hanya saya simpan di sana, cerita-cerita dan foto-foto perjalanan. Byak… setelah dihidupkan ia baik-baik saya.


img-20180130-wa0025_15173228453561.jpg

meskipun sedikit cuil di pojok (terlihat ‘kan sedikit berongga?) tetap bandel dipakai 

Peristiwa kedua adalah ketika saya sibuk dengan pembelajaran daring sepekan sebelum saya berangkat PPGdJ bulan lalu. Mengira bahwa  charger sudah saya cabut dari netbook, saya tarik kabel untuk digulung. Byar, lagi-lagi si ASUS jatuh karena  tertarik. Kabelnya masih menancang pada netbook. Degh, saya teringat nasib pembelajaran jarak jauh saya yang hampir berakhir dan dilanjutkan kuliah tatap muka dengan si ASUS sebagai senjata utama. Alhamdulillah, saya makin bangga. Si ASUS  sudah teruji bandel dan kualitasnya. Pembelajaran saya tetap lanjut dan hari ini saya mengikuti lomba ini di sela-sela kuliah PPGdJ masih dengan si ASUS eee pc 1015p Netbook 10 inci ini.

a ppdgj

suasana kelas PPGdJ. Teman-teman di belakang juga pakai laptop ASUS

Fokus pembelajaran zaman sekarang, kurikulum 2013, adalah pembelajaran abad 21 dengan literasi digital sebagai topik utama. Dalam perkuliahan, saya membuat perangkat-perangkat pembelajaran dengan metode pembelajaran yang akan saya terapkan di kelas nanti. Pembelajaran dengan multimedia, dengan internet sebagai sumber belajar, dengan video pembelajaran adalah salah satu media,  laptop  alat utama yang  digunakan. Itu sebabnya peran pendukung netbook atau laptop sangat urgent. Lebih-lebih, dalam ujian kinerja saya nanti, diharuskan rekaman pembelajaran yang harus diunggah setiap pekan. Dosen sudah memberikan program Camtasia untuk mengedit video sesuai syarat yang diminta RISTEKDIKTI. Netbook saya yang sarat muatan masih sanggup menampung program itu. Namun bagaimana kedepannya?

Tantangan zaman dan pembelajaran abad 21 yang akan saya hadapi tentu membutuhkan laptop dengan performa prima. Belum lagi dosen muda lulusan teknologi pendidikan yang masuk dengan materi media pembelajaran berbasis IT kemarin sudah mengiming-imingi pembuatan media pembelajaran interaktif yang akan menarik siswa. Tidak  hanya video pembelajaran, namun beragam inovasi media berbasis IT seperti permainan edukatif dan lain sebagainya. Tentu konten seperti itu harus dibuat dengan laptop mumpuni.

Jangan bayangkan guru zaman sekarang seperti guru zaman dulu yang hanya berdiri di depan kelas berceramah. Tidak. Guru sekarang dituntut merencakan pembelajaran yang mengaktifkan siswa dan membuat siswa kreatif, inovatif,  dan berpikir kritis.  Kurikulum 13 adalah kurikulum berbasis pembelajaran abad 21. Mengkikuti perkembangan teknologi saat ini adalah keniscayaan.  Saya harus presentasi di depan siswa, siswa pun harus berlatih presentasi dengan alat canggih sesuai kebutuhan zaman.

abad21b

pinjam gambar dari sini

Sudah saatnya saya berganti lapotop. Itu harapan utama saya. Berdoa ketika ada rejeki ( atau menang lomba ini :D)  laptop baru adalah kebutuhan. #2018ganti LaptopASUS.  Untuk pilihan laptop, tentu ASUS adalah pihan pertama dan terakhir. Harus ASUS yang sudah terbukti kualitasnya selama hampir 8 tahun menemani saya. Kalau teman-teman bilang, sudah saatnya saya ganti laptop. Untuk itu, saya ingin laptop ASUS Vivobook Flip TP410. Mengapa yang ini?

  1. Tipis dan ringan. Bobot 1,6 kg dengan layar 14 inci tentu cocok dengan saya yang seorang angkoter. Berangkat pergi kerja selama 20 menit menempuh perjalanan naik angkot, kadang naik turun berganti angkot. Ketebalan yang hanya 1,92 cm tentu sangat tipis dan tidak memakan ransel yang seperti kantong doraemon karena semua barang masuk. Maklum sebagai guru banyak bawaannya. Kelebihan itu juga menguntungkan saya ketika diajak beragam pelatihan dan bimtek seperti saat ini.Asus 2
  2. NanoEdge Display. Dengan layar yang maksimal dan body yang minimal tentu bisa memaksimalkan kinerja dan membuat segala konten akan terlihat maksimal di layar.
  3. Fingerprint sensor. Saya pernah melihat seorang teman di pelatihan yang begitu sigap dan cepat membuat perangkat karena ada vitur ini dalam laptopnya. Ini memang kebutuhan saya. Tinggal set-set sentuh layar apa yang saya cari akan cepat terakses. Laptop yang sudah sign in ke Windows 10 ini tentu akan juga akan meningkatkan keamanan. Kita tahu, bahwa anak-anak SD, terutama siswa saya, adalah siswa yang superaktif dan tipe kinestetik. Dengan rasa ingin tahunya yang tinggi dan tangannya ingin menyentuh apa yang mereka lihat tidak akan membuat saya khawatir laptop saya akan error 😀Asus
  4. Empat  mode yaitu media stand, powerful laptop, responsible tablet, dan share viewer akan menguntungkan bagi saya dalam menggunakan ini dalam segala situasi. Di kelas saat presentasi maupun di rumah untuk sekedar membaca-baca dengan tampilan tablet semua didukung oleh ASUS Vivobook Flip TP4104-mode-tampilan-vivobook-flip-tp410

 

Nah, berbagai kelebihan itu semakin membuat saya mengincar ASUS Vivobook Flip TP410 untuk #2018gantiLaptopASUS. Semoga menjadi rejeki saya sehingga kinerja saya sebagai guru semakin maksimal dengan dukungan laptop mumpuni.

vivobook-flip-TP410-blog-competition

Tulisan ini diikutkan dalam ASUS Laptop Blog Comptetition By www.uniekkaswarganti.com

2 pemikiran pada “#2018GantiLaptopASUS, ASUS Vivobook Flip TP410 Pilihan Terbaik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s