Idola Cilik, Menghibur Buat Siapa?

Inilah yang selalu saya nanti dari Idola Cilik, dari yang pertama hingga yang ke tiga sekarang ini: aransemen baru dari lagu-lagu yang dibawakan calon idola. Musiknya terdengar lebih fresh, kaya-misal Minggu lalu ada sebuah lagu yang ditambah iringan saksofon-,singkatnya: beda! Ada lagu-lagu yang mulanya tak direspon bagus oleh telinga saya, karena dinyanyikan begitu beda, dengan suara merdu para calon idola itu, iringan musik Ony n Friends yang apik, saya jadi suka. Tak hanya itu, ada improvisasi diantara pentas seperti barusan. Ony n Friends membawakan lagu Papa Rock n Roll dengan kocak.

Sebelum Ony n Friends tampil, ada Dea yang membawakan Mahadewi, suka! Acara itu selalu bisa menghibur saya. Setiap pentas penasaran lagu apa yang dibawakan dengan aransemen beda. Tapi, seandainya saya adalah salah satu bocah di depan panggung itu, berdiri di antara para penonton itu, apakah saya bisa semenikmati ini? Apakah saya ngerti dengan apa yang dinyanyikan Olivia Minggu lalu, berjingkrak-jingkrak membawakan Jarum Neraka? Ketika kakak-kakak bintang tamu menyanyikan hits-hits mereka, apakah bisa memahami apa yang disampaikan? Setahu saya, saya dulu tidak selalu mengerti apa yang dinyanyikan orang-orang dewasa, cuma satu dua kata yang nyantel. Tapi anak-anak sekarang beda ya? Mereka lebih fasih menyenandungkan hits-hits The Virgin dibanding lagu Kasih Ibu. . . .