Dalam Laju

Rinai di luar menjanjikan hangat kiranya aku berada di rumah dengan secangkir kopi. Tapi aku di sini terjebak jemu. Makanya sesekali kuintip sebuah dunia tempat para wanita terlindung burqa. Mengembara tanpa sebuah backpack di punggung.

Ah, bila saja ada jeda, ingin kusapa tiap sudut kota ini barang sejenak dua jenak. Tak sekedar mengintip dari balik jendela. Hingga jemu ini sirna.

bus trans 2B,YK
12 Mei 2010,14:50

Iklan

31 pemikiran pada “Dalam Laju

  1. larass said: Jadi ke Jogja lagi? Hmmmm, hanya sejenak tp setidaknya segala peluh merebus sudah pada kisah berlabuh.

    iya nih… tapi malah agak bete karena tergesa… di tempat tujuan nggak ada 15 menit… trus pulang… lama di jalan

  2. mfanies said: lg dmana yah…jalan2 ni

    Pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rinduMasih seperti duluTiap sudut menyapaku bersahabat penuh selaksa maknaTerhanyut aku akan nostalgi saat kita sering luangkan waktuNikmati bersama suasana JogjaDi persimpangan, langkahku terhentiRamai kaki lima menjajakan sajian khas berseleraOrang duduk bersilaMusisi jalanan mulai beraksi seiring laraku kehilanganmuMerintih sendiri, di tengah deru kotamu(Walau kini kau t’lah tiada tak kembali) Oh…(Namun kotamu hadirkan senyummu abadi)(Izinkanlah aku untuk s’lalu pulang lagi)(Bila hati mulai sepi tanpa terobati) Oh… Tak terobatiMusisi jalanan mulai beraksi, oh…Merintih sendiri, di tengah deru, hey…Walau kini kau t’lah tiada tak kembaliNamun kotamu hadirkan senyummu abadiIzinkanlah aku untuk s’lalu pulang lagi(untuk s’lalu pulang lagi)Bila hati mulai sepi tanpa terobati, oh…(Walau kini kau t’lah tiada tak kembali)Tak kembali…(Namun kotamu hadirkan senyummu abadi)Namun kotamu hadirkan senyummu yang, yang abadi(Izinkanlah aku untuk s’lalu pulang lagi)Izinkanlah untuk s’lalu, selalu pulang lagi(Bila hati mulai sepi tanpa terobati)Bila hati mulai sepi tanpa terobatiWalau kini engkau telah tiada (tak kembali) tak kembaliNamun kotamu hadirkan senyummu (abadi)Senyummu abadi, abadi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s