Sekotak Jendela Dunia dalam Genggaman

Jendela dunia dalam gengaman itu hanya berukuran sekian centimeter kali sekian centimeter, begitu sempit dibandingkan luasnya dunia yang bisa saya sibak. Kalau di Multiply ini kita punya istilah blogwalking, di Facebook saya punya istilah notewalking,hehehe. Keduanya sama menyegarkan kepala. Di Facebook saya menemukan keasyikan sendiri ketika mengetahui isi kepala penulis-penulis ternama. Hanya dalam hitungan menit, dengan ponsel dalam genggaman, saya bisa mengetahui pikiran beberapa orang yang dulu mungkin hanya tahu nama saja. Sekarang, dunia maya memberi kesempatan pada kita untuk berinteraksi seandainya menginginkan, lewat kolom komentar, inbox, atau email kalau beruntung.
Lumayan, malam ini bisa menyimak uraian GM dan Ariel Heryanto yang berbicara tentang Sri Mulyani, cerpen asyik karya Leila S Chudori yang dimuat di majalah Kartini–tuturannya sederhana tapi ngena!–, Alireza Alatas yang menulis wawancara seru Ahmadinejad tentang Bin Laden, ada Ade Armando yang mengungkap pandangannya yang berubah mengenai agama lain, Linda Christanty yang memberitahu tentang buku kumpulan cerpennya yang baru, juga Puthut EA yang menjawab soal permasalahan rokok yang beberapa waktu lalu menghebohkan. Seru notewalking malam ini. Saya selalu suka mengetahui beragam pandangan mengenai bermacam persoalan, yang ditulis orang-orang ternama itu. Melihat dunia dari berbagai sudut pandang. Setelah sore tadi blogwalking dilanjutkan notewalking, rasanya kepala segar. Terakhir, saya sempat terkikik melihat fb saya sendiri masuk ke dalam kolom teman yang disarankan. Jeruk minum jeruk? Saya memang pasang 2 fb, satu khusus ‘reunian’ (halah, padahal ga pernah bersay koment sama teman-teman, update juga jarang), satunya memakai nama imajiner, khusus add orang-orang besar, wartawan, penulis, sastrawan, ataupun koran, untuk mengintip isi kepala mereka lewat status maupun note. Nha fb imajiner ini malah yang justru ngangenin untuk dikunjungi. Saya tak mau add saya, jadi saya abaikan saran itu πŸ˜€

Iklan

38 pemikiran pada “Sekotak Jendela Dunia dalam Genggaman

  1. Itu yang tak tulis di atas, msh banyak sih di fb imajiner, ada Asma Nadia, Helvy, Dina Sulaeman, Abdul Hadi, Sapardi Djoko Damono, Ayu Utami, Ahmadun Yosi, Jalaludin Rahmat, pokoknya add orang2 beken,penerbit juga,hehehe,

  2. ayanapunya said: Note di tmptku skrg sepi

    @ivoniezahra:kyknya saya ga ngomongin soal penting dan ga penting deh πŸ˜€ yg pasti,di luar itu, dibnding fban, ngempi buat saya lbh mengasyikan–untuk berinteraksi– tiap orang tentu pnya standar keasyikan sendiri2. . . Di fb lbh suka bca2 aja…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s